Berita Terkini & Pengumuman
PELATIHAN SERVICE EXCELLENCE PETUGAS PELAYANAN TERPADU SATU PINTU DI PTUN BANJARMASIN
Banjarmasin, 8 September 2026
Sebagai langkah konkret untuk menunjang dan membawa PTUN Banjarmasin meraih predikat Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), serta wujud nyata dalam merealisasikan misinya guna memberikan pelayanan hukum yang berkeadilan kepada para pencari keadilan, Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Banjarmasin menggelar Pelatihan Service Excellence. Kegiatan strategis ini diselenggarakan atas kerja sama PTUN Banjarmasin dengan Bank BRI, serta disaksikan langsung oleh Ketua PTUN Banjarmasin, Bapak Sarjoko, S.H., M.H., dan Wakil Ketua PTUN Banjarmasin, Bapak Erly Suhermanto, S.H. Acara ini diikuti secara antusias oleh para Hakim, pejabat struktural dan fungsional, hingga segenap Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan PTUN Banjarmasin.
Suasana pelatihan terasa kian istimewa dengan hadirnya Ibu Yuli Setriyani, Manajer Operasional dan Layanan BRI Branch Office Banjarmasin Samudera, yang hadir secara langsung sebagai narasumber utama.
Dalam sambutan pembukaannya, Ketua PTUN Banjarmasin, Bapak Sarjoko, S.H., M.H., menegaskan komitmen lembaga dalam meningkatkan mutu layanan publik. Beliau menyampaikan bahwa:
"Kegiatan ini dilaksanakan untuk mengimplementasikan Surat Keputusan Ketua Mahkamah Agung Nomor 026/KMA/SK/II/2012 tanggal 9 Februari 2012 tentang Standar Pelayanan Peradilan. Selain itu, hal ini juga merujuk pada Surat Keputusan Ketua PTUN Banjarmasin Nomor 1409/KPTUN.W6-TUN1/SK.OT1.2/VIII/2026 tanggal 10 Agustus 2026 tentang Penetapan Pedoman Core Values ASN dan Employer Branding ASN di PTUN Banjarmasin, di mana terdapat poin 'Berorientasi Pelayanan' yang harus terus kita galakkan demi kepuasan masyarakat pencari keadilan," tegas Beliau.
Memasuki sesi materi, Ibu Yuli Setriyani memaparkan empat pilar utama dalam menghadirkan layanan prima, yaitu:
1. People (Sumber Daya Manusia)
2. Premises (Sarana dan Prasarana)
3. Process (Prosedur Layanan)
4. Product (Hasil Layanan)
Pembahasan berlangsung interaktif dan kaya akan wawasan, mencakup teknik greeting yang ramah, pembentukan sikap petugas pelayanan yang profesional, peningkatan keahlian komunikasi, hingga strategi penanganan komplain secara efektif.
Tidak hanya teori, kegiatan dilanjutkan dengan sesi praktik langsung mengenai tata cara menyambut masyarakat pencari keadilan. Sesi simulasi ini diikuti oleh garda terdepan PTUN Banjarmasin, yakni petugas pengamanan (outsourcing) sebagai petugas yang menghadapi pencari keadilan pertama kali dan petugas Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP).
Rangkaian acara resmi ditutup oleh Ketua PTUN Banjarmasin, Bapak Sarjoko, S.H., M.H., dengan harapan agar seluruh materi dan pelatihan yang telah diperoleh dapat diinternalisasikan secara berkelanjutan demi terwujudnya kualitas pelayanan publik yang lebih baik, responsif, dan berintegritas.(PTIP/Mrk)



