Berita Terkini & Pengumuman
PEMBINAAN RUTIN DIREKTUR JENDERAL BADAN PERADILAN MILITER DAN TATA USAHA NEGARA MEI 2026
Banjarmasin, 4 Mei 2026
Dalam upaya berkelanjutan untuk memperkuat moralitas dan profesionalisme aparatur peradilan, seluruh jajaran Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Banjarmasin mengikuti kegiatan pembinaan melalui Direktur Jenderal Badan Peradilan Militer dan Peradilan Tata Usaha Negara (Dirjen Badimiltun) secara daring yang dipimpin langsung oleh Bapak Marsekal Muda TNI Dr. Yuwono Agung Nugroho, S.H., M.H.
Kegiatan yang berlangsung khidmat ini diikuti oleh Ketua PTUN Banjarmasin, Bapak Bambang Soebiyantoro, S.H., M.H., dan Wakil Ketua PTUN Banjarmasin, Ibu Dr. Dewi Asimah, S.H., M.H., beserta seluruh jajaran struktural, fungsional dari kepaniteraan dan kesekretariatan, serta segenap pegawai PTUN Banjarmasin.
Pembinaan kali ini secara khusus mengangkat tema "Implementasi Core Value BerAKHLAK". Dalam arahannya, Bapak Marsekal Muda TNI Dr. Yuwono Agung Nugroho, S.H., M.H. menegaskan bahwa Core Value BerAKHLAK bukanlah sekadar slogan atau jargon semata, melainkan fondasi moral dan identitas utama bagi setiap aparatur di lingkungan peradilan. Beliau dengan tegas menyampaikan prinsip bahwa "Integritas adalah nafas peradilan."
Lebih lanjut, Dirjen Badimiltun menguraikan tujuh poin utama dalam implementasi BerAKHLAK yang harus dipedomani oleh seluruh aparatur:
Berorientasi Pelayanan: Diwujudkan melalui pelayanan PTSP yang responsif, berkualitas, dan prima kepada masyarakat pencari keadilan.
Akuntabel: Penekanan pada tanggung jawab dalam setiap keputusan, administrasi yang tertib, transparan, serta komitmen untuk tidak menyalahgunakan wewenang.
Kompeten: Kewajiban bagi hakim dan aparatur untuk terus belajar mengikuti regulasi terbaru, meningkatkan kualitas putusan, serta menguasai teknologi informasi peradilan.
Harmonis: Membangun budaya kerja yang saling mendukung, menjunjung tinggi rasa hormat antar-hakim dan pegawai, serta menghilangkan ego sektoral yang dapat menghambat kinerja.
Loyal: Menunjukkan kesetiaan kepada konstitusi, negara, pimpinan, dan institusi peradilan, di atas kepentingan pribadi maupun tekanan pihak luar.
Adaptif: Responsif terhadap digitalisasi layanan, tuntutan transparansi publik, dan ekspektasi masyarakat yang terus meningkat.
Kolaboratif: Membangun konektivitas dan kerja sama sinergis antar-bagian, baik antara kepaniteraan dan kesekretariatan, maupun kolaborasi dengan instansi eksternal.
Di akhir sesi pembinaan, Bapak Marsekal Muda TNI Dr. Yuwono Agung Nugroho, S.H., M.H. memberikan pesan penutup yang sangat mendalam. Beliau mengingatkan bahwa Core Value BerAKHLAK tidak diciptakan untuk dihafal, melainkan untuk dipedomani dalam perilaku sehari-hari dan diimplementasikan dalam setiap tindakan pelayanan.
Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi PTUN Banjarmasin untuk terus melakukan transformasi diri dalam mewujudkan institusi peradilan yang semakin dipercaya oleh masyarakat dan senantiasa menjaga muruah lembaga sebagai peradilan yang bermartabat.(PTIP/Mrk)


